PENGGUNA
SMARTPHONE HARUS
MENYADARI AKAN BAHAYA MALWARE DAN hHARUS MENGETAHUI TINDAKAN KEAMANAN UNTUK MEMBANTU MENGHINDARI BAHAYA.
Beberapa
versi malware terbaru diketahui dari jenis malware Loozfon dan
FinFisher. Loozfon merupakan bagian malware yang mampu mencuri
informasi.
Penjahat menggunakan varian yang berbeda untuk memancing
korban. Salah satu versinya adalah kesempatan
kerja-di-rumah yang menjanjikan bayaran menguntungkan dengan hanya
mengirimkan email.
Sebuah link dalam iklan tersebut mengarah ke situs Web yang dirancang
untuk memasukan Loozfon kedalam perangkat pengguna. Aplikasi
berbahaya ini mencuri rincian kontak dari address book pengguna dan
nomor telepon perangkat yang terinfeksi.
FinFisher
adalah spyware yang mampu mengambil alih komponen perangkat mobile.
Ketika spyware ini terinstal maka perangkat mobile dapat dikendalikan
dari jauh dan dipantau di mana pun Target berada. FinFisher dapat
dengan mudah menular ke Smartphone ketika pengguna mengunjungi link
web tertentu atau membuka pesan teks yang menyamar sebagai update
sistem.
Loozfon
dan FinFisher hanya dua contoh dari malware yang digunakan oleh
penjahat untuk memancing pengguna agar mengorbankan perangkat mereka.
Berikut Beberapa
Cara & Tips untuk melindungi perangkat smartphone Anda:
- Ketika membeli sebuah Smartphone, ketahui dulu fitur dari perangkat, termasuk pengaturan default. Matikan fitur yang tidak diperlukan untuk meminimalkan serangan.
- Tergantung jenis ponsel, beberapa sistem operasi mungkin memiliki enkripsi yang tersedia. Hal ini dapat digunakan untuk melindungi data pribadi pengguna dalam kasus kehilangan atau pencurian.
- Dengan pertumbuhan pasar aplikasi untuk perangkat mobile, pengguna harus melihat review dan meneliti dari perusahaan/pengembang mana yang menerbitkan aplikasi.
- Mengkaji dan memahami permissions yang diberikan ketika Anda men-download sebuah aplikasi.
- Passcode melindungi perangkat mobile Anda. Ini adalah lapisan pertama dari keamanan fisik untuk melindungi isi dari perangkat. Aktifkan fitur pengunci layar setelah beberapa menit tanpa aktivitas.
- Gunakan perlindungan malware untuk perangkat mobile Anda. Carilah aplikasi yang mengkhususkan diri dalam antivirus atau integritas file yang membantu melindungi perangkat Anda dari aplikasi nakal dan malware.
- Waspadai aplikasi yang memungkinkan untuk menunjukan Geo-lokasi. Aplikasi ini akan melacak lokasi pengguna di mana saja. Aplikasi ini dapat digunakan untuk pemasaran, tetapi mungkin dapat digunakan oleh “aktor” berbahaya untuk membantu seorang penguntit atau pencuri.
- Jailbreak atau rooting digunakan untuk menghilangkan batasan tertentu diperbolehkan oleh para produsen perangkat atau operator ponsel. Hal ini memungkinkan pengguna memiliki hampir semua kendali atas apa yang tidak diatur program default perangkat anda. Namun, prosedur ini sering melibatkan eksploitasi terhadap kerentanan keamanan yang signifikan dan dapat meningkatkan serangan pada perangkat.
- Jangan biarkan perangkat Anda untuk terhubung ke jaringan nirkabel yang tidak diketahui/mencurigakan. Jaringan ini bisa menjadi titik akses yang berbahaya karena dapat mengambil informasi lewat perantara perangkat Anda dan server.
- Jika Anda memutuskan untuk menjual perangkat Anda atau menukarnya, pastikan Anda sudah menghapus perangkat (reset ke default pabrik) untuk menghindari data pribadi tertinggal di perangkat anda.
- Smartphone memerlukan update untuk menjalankan aplikasi dan firmware. Jika pengguna mengabaikannya, hal itu dapat meningkatkan risiko perangkat terkena hacked atau diganggu.
- Hindari mengklik atau men-download perangkat lunak atau link dari sumber yang tidak diketahui.
- Gunakan tindakan keamanan yang sama pada ponsel sama seperti di komputer ketika menggunakan Internet.

0 Response to "Cara Melindungi Smartphone Dari Bahaya Malware"
Post a Comment